5 Cara Bijak untuk Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

2
1067
loading...

Gadget atau yang familiar dengan sebutan smartphone ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh manusia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Karena semua hal bisa dilakukan menggunakan gadget itu sendiri seperti mencari berita, mencari hiburan misalnya streaming video atau aktif dalam sebuah forum, dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa dilakukan menggunakan gadget apalagi yang terkoneksi dengan jaringan internet. Karena riset telah membuktikan bahwa pada akhir-akhir ini yang paling dikonsumsi pengguna gadget adalah paket data bukan pulsa elektrik. Eh mas masih banyak kok yang menggunakan pulsa elektrik!! Ya tentu saja masih ada, tetapi sebagian besar dari mereka yang membeli pulsa pun juga nantinya untuk membeli paket internet. Sobat tidak percaya? Lakukan saja riset sendiri deh … :p

Kemudian dalam penggunaan gadget itu sendiri tentunya memiliki sisi positif dan sisi negatif. Lalu, sisi manakah yang paling menonjol akibat gadget itu sendiri, apakah positif atau negatif? Kalau untuk itu sobat pasti tahu sendiri, karena itu adalah perhitungan dari kepribadian masing-masing pengguna gadget. Tetapi dalam tanda kutip, tidak semua orang mampu menyikapi teknologi secara bijaksana. Tentunya hal seperti ini akan sangat berbahaya bagi anak-anak khususnya yang belum bisa membedakan baik dan buruknya segala bentuk konten yang ada di dalam gadget.

5 Cara Bijak untuk Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Yaps betul gadget memang ada dampak positif yang ditimbulkan seperti untuk media komunikasi, dan selain itu gadget juga efektif untuk pendidikan dan hiburan bernilai. Tetapi penggunaan gadget pada anak-anak harus ada batasanya. Pesan untuk sobat yang sudah memiliki anak, setidaknya sobat membatasi penggunaan gadget pada anak dan harus bisa membuat gadget sebagai konsumsi atau kebiasaan yang sehat dan bermanfaan bagi keluarga khususnya pada anak. Kita misalkan saja deh, buatlah suasana seperti ketika sobat mengatur pola makan sehari-hari. Kapan waktu tepat memperkenalkan gadget pada anak, dan cara mencegah agar anak tidak ketagihan bermain gadget? Nah, dibawah ini saya akan berbagi tentang beberapa cara untuk mengatur pola konsumsi teknologi (gadget) bagi anak.

 

1. Berilah Batas Waktu Penggunaan Gadget pada Anak

Nah cara ini harus sobat lakukan kepada anak guna untuk membangun keseimbangan dan membatasi penggunaan segala perangkat teknologi. Sobat bisa melakukan cara ini melalui sebuah kesepakatan bersama dalam keluarga sobat, karena jika terlalu sering menggunakan gadget saya yakin hubungan komunikasi didalam keluarga akan renggang dan berkurang. Saya kasih contoh peraturan sederhananya sob, misalnya dengan membuat jadwal tetap untuk keluarga berkumpul tanpa adanya penggunaan segala perangkat teknologi. Sobat bisa menggunakan peraturan ini pada saat makan bersama keluarga, liburan, dan masih banyak lagi yang dapat sobat terapkan.

2. Jadilah Contoh untuk Anak Sobat Sendiri

Sobat sebagai orangtua harus bisa menjadi contoh bagi keluarganya apalagi untuk anaknya. Kemudian dalam memerintah anak tidak perlu memarahi apalagi menyakiti perasaan anak sobat, dan hal seperti itu akan membuat anak sobat akan menjadi bingung dengan keadaan dan mungkin akan terasa tertekan dengan kelakuan orangtuanya. Jadi cukup simpel saja, utamakanlah diri sobat untuk berbuat positif dalam kehidupan sehari-hari khususnya penggunaan perangkat teknologi dan insyaallah nanti anak akan mengikuti apa yang dilihatnya pada orangtuanya. Kalau anak saya bandel mas? Namanya juga anak pasti adakalanya berbuat nakal dan keras kepala, selain itu pikiran anak-anak itu masih labil sob. Jadi tidak perlu untuk memarahinya, sebagai orangtua sobat harus memberi tahu pada anaknya seperti apa konsumsi media yang bertanggung jawab.

3. Ajarkan Kepada Anak untuk Menjadi Pengguna yang Bertanggung Jawab

Seperti yang sudah saya katakan diatas yaitu orangtua harus mengajarkan kepada anaknya seperti apa konsumsi media yang bertanggung jawab. Karena sesugguhnya memang media sangat produktif dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak sehingga sobat dapat memberikan akses ke konten yang bermanfaat. Seperti contohnya adalah E-book edukasi, film berkualitas, permainan asah otak, juga aplikasi aman dan situs yang memberikan hal positif. Jangan biarkan anak untuk dapat mengakses hal-hal yang berbahaya dan diluar batas, sekalipun yang tidak penting sama sekali.

4. Berilah Gambaran Sisi Negatif Multitasking pada Anak

Pada saat ini banyak penelitian yang menunjukkan bahwa multitasking tidak berdampak baik pada kualitas pekerjaan. Lebih lagi, sobat sebagai orang tua harus tahu bahwa membantu anak-anak tetap fokus adalah hal yang sangat penting. Nah, jadi ajarkanlah kepada anak untuk mengelola tugas mereka dengan fokus. Kemudian ada catatan penting, yaitu hindarilah pemakaian gadget saat sedang melakukan suatu pekerjaan. Karena hal seperti itu nantinya dapat menimbulkan hilangnya konsentrasi dalam melakukan pekerjaan.

5. Sesuaikan Kualitas Gadget yang Digunakan Anak

Jadi, sesuaikanlah jenis dan spesifikasi smartphone atau gadget untuk anak. Karena jika kurang tepat akan menimbulkan penyalahgunaan yang tidak disengaja tetapi akan menjadikan itu kebiasaan. Misalhnya sobat memiliki anak usia SD dan sobat ingin memberinya gadget, disitu berilah smartphone atau gadget yang sesuai dengan kebutuhan anak sobat yang dapat dilihat dari kira-kira spesifikasi seperti apa yang pas untuk digunakan anak seusia itu. Karena takutnya gini sob, jika sobat memberi smartphone atau gadget yang terbaru (spesifikasi tinggi) akan menyebabkan ketagihan dalam menggunakan perangkat tersebut. Contoh : Gadget dengan spesifikasi memiliki RAM sebesar 4 gb, dan itu sangat lancar sekali untuk digunakan bermain game misal. Nah, dari situlah yang nantinya akan menimbulkan kebiasaan yang tidak baik pada anak.

Mungkin itulah yang bisa saya bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga dengan beberapa solusi untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak diatas dapat menggugah para orangtua untuk selalu memperhatikan anak dalam menggunakan perangkat teknologi seperti gadget. Semoga artikel ini bermanfaat kepada sobat semua, jika misal ingin menambahkan pendapat sobat bisa berkomentar dibawah.

Loading...

2 COMMENTS

  1. Bertanggungjawab. Saya suka itu. Anak lebih diarahkan untuk mengerti tanggungjawab ketimbang dipaksa untuk berhenti menggunakan gadget

  2. memang ya mas anak anak jaman sekarang itu mainannya sudah smartphone. Jaman dulu saja saya masih mainan layangan. Hmm sungguh miris, penggunaan gadget kpd anak mmg harus diminimalisir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here